Sunday, July 17, 2016

Akar Penyakit Tercela



Ba'da tahmid dan shalawat.
Ikhwatal iman rahimakumullah...
Ibarat pohon, yang memiliki daun, batang, cabang, dan akar maka dari bahagian akarlah semuanya bermula.termasuk penyakit-penyakit akhlaq tercela yang kini sedang merasuk ke dalam budaya kaum muslimin kebanyakan.
Ketika akar itu kemudian bisa ditanamkan dengan baik dan memeliharanya, maka akar pohon itu akan memberikan kehidupan bagi pohon tesebut.
Hal yang serupa terjadi pada penyakit akhlaq yang dialami oleh manusia.
Ibnul Qayyim Al jauziy dalam sebuah tulisannya, pernah membagi akar penyakit tercela ini menjadi 2 bagian:
Pertama
Akar dari penyakit tercela oleh Ibnul Qayyim, disebut berasal dari adanya penyakit syubhat.Penyakit ini menyerang wilayah akal manusia.Penyakit ini akan memunculkan rasa was-was ke dalam hati, fikiran dan keyakinan seorang yang kemudian menggerogoti segala macam pemikiran, prilaku nya.Akar dari penyakit ini akan menghasilkan cabang dan daun2 penyakit kesyirikan, kemunafikan dan bid'ah. Dia akan merusak kefahaman manusia atas suatu masalah dalam syari'at bahkan yang lebih parah menggelincirkan manusia ke alam kesyirikan.

Dalam Surah Ali Imran : 7
Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat[183], itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

Oleh Ibnul Qayyim Al Jauziy, penyakit zaghwun didefinisikan sebagai kecenderungan manusia untuk menyimpang.dan sebagai manusia yang hanif dari asasi penciptaannya maka Allah pun menciptkan rasa kecondongan untuk menyimpang untuk manusia.
Ketika zaghwun ini kemudian mendominasi wilayah akal manusuia, maka akan menggelincirkan dirinya ke dalam jurang kemaksiatan.

Kedua
Akar penyakit tercela yang kedua menurut Ibnul Qayyim, adalah penyakit syahwat. Penyakit syahwat ini telah Allah ciptakan ketika manusia pertama lahir, dalam hal ini Nabi Adam a.s.
Kita tentunya masih ingat peristiwa pertama kali seorang manusia menginjakkan kaki di bumi yang diciptakan Allah.

Allah berfirman dalam Surah Thaha: 115
Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan[947] kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.

Dan juga dalam Surah Al Baqarah : 35
Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini[37], yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.

Syahwat dari seorang manusia, Adam a.s., ketika peristiwa ini terjadi muncul dan langsung mengakibatkan peristiwa terbesar yang terjadi di dunia, yakni di keluarkannya Adam dari surga dan momen pertama kali manusia menginjakkan kaki ke bumi ini...

Dari syahwat, kemudian memunculkan peristiwa besar..Luar biasa dampaknya...
Oleh Ibnul Qayyim, beliau kemudian membagi penyakit syahwat ini menjadi beberapa akar penyakit lain, yakni:

  1. Syahwat kekuasaan, yakni syahwat untuk mendapatkan kekuasaan, merebut kekuasaan, dan menguasai sesuatu.
  2. Syahwat binatang buas, yakni syahwat yang timbul dari munculnya sifat2 binatang buas dalam diri seorang manusia.Syahwat ini muncul ketika seorang manusia diberikan kelebihan dalam hal fisik oleh Allah sehingga kemudian syahwat binatang buas muncul dalm tindak tanduknya.Syahwat ini dapat berupa penjajahan, berbuat dzholim kepada saudara2nya, dan lain-lain.
  3. Syahwat binatang ternak. Syahwat ini paling mudah merasuk ke dalam manusia karena tidak butuh kelebihan2 dari segi akal, fisik maupun harta.merasuknya sifat-sifat binatang ternak dalam tubuh manusia kemudian melahirkan penyakit2 seperti penyakit rakus, suka membicarakan orang lain (ghibah) dll.
  4. Syahwat kesetanan, adalah syahwat yang muncul ketika seseorang diberikan Allah kelebihan dalam hal akal sehingga menggunakan akalnya untuk berbuat dzholim kepada saudaranya.Contoh sifat kesetanan, seperti sifat hasad, dengki, iri hati, sombong dan sifat2 syaithon yang lain.

Kesemua akar penyakit inilah yang mungkin menjadi akar dari penyakit2 kaum muslimin saat ini. Dan salah satu solusi yang ditawarkan oleh Ibnul Qayyim dalam kitab Wabilus Shayyib adalah membiasakan hati ini dalam keadaan dzikrullah, mengingat Allah dimanapun, kapan pun dan dalam keadaan apa pun.
Rabbanaa Laatuzigh quluubana ba'da idzhadaitana..
Hadanallaahu waiiyakum ajma'in
Alhamdulillahi rabbil 'alamin..

No comments:

Post a Comment