Ba'da tahmid dan
shalawat.
Ikhwatal iman
rahimakumullah...
Ibarat pohon, yang
memiliki daun, batang, cabang, dan akar maka dari bahagian akarlah semuanya
bermula.termasuk penyakit-penyakit akhlaq tercela yang kini sedang merasuk ke
dalam budaya kaum muslimin kebanyakan.
Ketika akar itu
kemudian bisa ditanamkan dengan baik dan memeliharanya, maka akar pohon itu
akan memberikan kehidupan bagi pohon tesebut.
Hal yang serupa
terjadi pada penyakit akhlaq yang dialami oleh manusia.
Ibnul Qayyim Al
jauziy dalam sebuah tulisannya, pernah membagi akar penyakit tercela ini
menjadi 2 bagian:
Pertama
Akar dari penyakit
tercela oleh Ibnul Qayyim, disebut berasal dari adanya penyakit
syubhat.Penyakit ini menyerang wilayah akal manusia.Penyakit ini akan
memunculkan rasa was-was ke dalam hati, fikiran dan keyakinan seorang yang
kemudian menggerogoti segala macam pemikiran, prilaku nya.Akar dari penyakit
ini akan menghasilkan cabang dan daun2 penyakit kesyirikan, kemunafikan dan
bid'ah. Dia akan merusak kefahaman manusia atas suatu masalah dalam syari'at
bahkan yang lebih parah menggelincirkan manusia ke alam kesyirikan.
Dalam Surah Ali
Imran : 7
Dia-lah yang
menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat
yang muhkamaat[183], itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat)
mutasyaabihaat[184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada
kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat
daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal
tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang
mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat,
semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran
(daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.
Oleh Ibnul Qayyim Al
Jauziy, penyakit zaghwun didefinisikan sebagai kecenderungan manusia untuk
menyimpang.dan sebagai manusia yang hanif dari asasi penciptaannya maka Allah
pun menciptkan rasa kecondongan untuk menyimpang untuk manusia.
Ketika zaghwun ini
kemudian mendominasi wilayah akal manusuia, maka akan menggelincirkan dirinya
ke dalam jurang kemaksiatan.
Kedua
Akar penyakit tercela
yang kedua menurut Ibnul Qayyim, adalah penyakit syahwat. Penyakit syahwat ini
telah Allah ciptakan ketika manusia pertama lahir, dalam hal ini Nabi Adam a.s.
Kita tentunya masih
ingat peristiwa pertama kali seorang manusia menginjakkan kaki di bumi yang
diciptakan Allah.
Allah berfirman
dalam Surah Thaha: 115
Dan sesungguhnya
telah Kami perintahkan[947] kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah
itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.
Dan juga dalam Surah
Al Baqarah : 35
Dan Kami berfirman:
"Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah
makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan
janganlah kamu dekati pohon ini[37], yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang
yang zalim.
Syahwat dari seorang
manusia, Adam a.s., ketika peristiwa ini terjadi muncul dan langsung
mengakibatkan peristiwa terbesar yang terjadi di dunia, yakni di keluarkannya
Adam dari surga dan momen pertama kali manusia menginjakkan kaki ke bumi ini...
Dari syahwat, kemudian
memunculkan peristiwa besar..Luar biasa dampaknya...
Oleh Ibnul Qayyim,
beliau kemudian membagi penyakit syahwat ini menjadi beberapa akar penyakit
lain, yakni:
- Syahwat kekuasaan, yakni syahwat untuk mendapatkan kekuasaan, merebut kekuasaan, dan menguasai sesuatu.
- Syahwat binatang buas, yakni syahwat yang timbul dari munculnya sifat2 binatang buas dalam diri seorang manusia.Syahwat ini muncul ketika seorang manusia diberikan kelebihan dalam hal fisik oleh Allah sehingga kemudian syahwat binatang buas muncul dalm tindak tanduknya.Syahwat ini dapat berupa penjajahan, berbuat dzholim kepada saudara2nya, dan lain-lain.
- Syahwat binatang ternak. Syahwat ini paling mudah merasuk ke dalam manusia karena tidak butuh kelebihan2 dari segi akal, fisik maupun harta.merasuknya sifat-sifat binatang ternak dalam tubuh manusia kemudian melahirkan penyakit2 seperti penyakit rakus, suka membicarakan orang lain (ghibah) dll.
- Syahwat kesetanan, adalah syahwat yang muncul ketika seseorang diberikan Allah kelebihan dalam hal akal sehingga menggunakan akalnya untuk berbuat dzholim kepada saudaranya.Contoh sifat kesetanan, seperti sifat hasad, dengki, iri hati, sombong dan sifat2 syaithon yang lain.
Kesemua akar
penyakit inilah yang mungkin menjadi akar dari penyakit2 kaum muslimin saat
ini. Dan salah satu solusi yang ditawarkan oleh Ibnul Qayyim dalam kitab
Wabilus Shayyib adalah membiasakan hati ini dalam keadaan dzikrullah, mengingat
Allah dimanapun, kapan pun dan dalam keadaan apa pun.
Rabbanaa Laatuzigh
quluubana ba'da idzhadaitana..
Hadanallaahu
waiiyakum ajma'in
Alhamdulillahi
rabbil 'alamin..
No comments:
Post a Comment